aku sadar aku sekarang sudah dewasa namun aku juga sadar kelakuan dan sifatku masih seperti anak kecil dimanat kalian tapi aku yakin dihati kecil kalian aku hanyalah bocah tengil yang selalu merepotkan
Mungkin aku terlalu berlebihan menghadapi masalah, Masalah yang bila dipikirkan dengan hati tenang pasti akan ada solusinya. Tapi saat saat ini aku benar* bingun, pikiranku tak tentu membayangkan hal yang bukan-bukan, sampai-sampai membuat air mataku menetes. Aku seperti ini bukan tanpa alasan, aku hanya takut jika suatu saat keputusan yang aku ambil ini akan menimbulkan penyesalan dikemudian hari. Apa hal itu salah? Aku hanya ingin menjadi yang terbaik yang bisa dibanggakan oleh kalian.
Jujur, Aku tidak ingin mengecawakan kalian terutama abah, hatiku miris melihat orang tuaku bekerja banting tulang hanya untuk melihatku bahagia tertawa bercanda dengan teman* dsekolah, tanpa aku sadari dibalik ini semua ternyata abah ingin melihatku sukses, aku memutuskan setelah lulus sekolah ingin bekerja, mengurangi beban abah :') biarpun suatu saat aku gagal tapi aku tau Kegagalan memang membuat penyesalan diakhirnya. namun akan ada rencana yang indah disiapkan oleh Tuhan, rencana indah yang hanya saja belum aku ketahui.
Jadi maafkan aku jika saat ini sifatku yang kekanak-kanakan, keras kepala dan emosian itu membuatmu kecewa. Sifatku yang itu memang sangat sulit untuk aku ubah, tapi mulai sekarang aku akan mencoba menghilangkannya. Aku akan mencoba menjadi lebih dewasa seperti apa yang abah , mama dan yang lain inginkan, sekali lagi maafkan aku. aku syg kalian :*
Selasa, 05 Juni 2012
aku dan mereka :')
sebelumnya aku minta maaf sama abah & mama termasuk kaka
aku sadar aku sekarang sudah dewasa namun aku juga sadar kelakuan dan sifatku masih seperti anak kecil dimanat kalian tapi aku yakin dihati kecil kalian aku hanyalah bocah tengil yang selalu merepotkan
Mungkin aku terlalu berlebihan menghadapi masalah, Masalah yang bila dipikirkan dengan hati tenang pasti akan ada solusinya. Tapi saat saat ini aku benar* bingun, pikiranku tak tentu membayangkan hal yang bukan-bukan, sampai-sampai membuat air mataku menetes. Aku seperti ini bukan tanpa alasan, aku hanya takut jika suatu saat keputusan yang aku ambil ini akan menimbulkan penyesalan dikemudian hari. Apa hal itu salah? Aku hanya ingin menjadi yang terbaik yang bisa dibanggakan oleh kalian.
Jujur, Aku tidak ingin mengecawakan kalian terutama abah, hatiku miris melihat orang tuaku bekerja banting tulang hanya untuk melihatku bahagia tertawa bercanda dengan teman* dsekolah, tanpa aku sadari dibalik ini semua ternyata abah ingin melihatku sukses, aku memutuskan setelah lulus sekolah ingin bekerja, mengurangi beban abah :') biarpun suatu saat aku gagal tapi aku tau Kegagalan memang membuat penyesalan diakhirnya. namun akan ada rencana yang indah disiapkan oleh Tuhan, rencana indah yang hanya saja belum aku ketahui.
Jadi maafkan aku jika saat ini sifatku yang kekanak-kanakan, keras kepala dan emosian itu membuatmu kecewa. Sifatku yang itu memang sangat sulit untuk aku ubah, tapi mulai sekarang aku akan mencoba menghilangkannya. Aku akan mencoba menjadi lebih dewasa seperti apa yang abah , mama dan yang lain inginkan, sekali lagi maafkan aku. aku syg kalian :*
aku sadar aku sekarang sudah dewasa namun aku juga sadar kelakuan dan sifatku masih seperti anak kecil dimanat kalian tapi aku yakin dihati kecil kalian aku hanyalah bocah tengil yang selalu merepotkan
Mungkin aku terlalu berlebihan menghadapi masalah, Masalah yang bila dipikirkan dengan hati tenang pasti akan ada solusinya. Tapi saat saat ini aku benar* bingun, pikiranku tak tentu membayangkan hal yang bukan-bukan, sampai-sampai membuat air mataku menetes. Aku seperti ini bukan tanpa alasan, aku hanya takut jika suatu saat keputusan yang aku ambil ini akan menimbulkan penyesalan dikemudian hari. Apa hal itu salah? Aku hanya ingin menjadi yang terbaik yang bisa dibanggakan oleh kalian.
Jujur, Aku tidak ingin mengecawakan kalian terutama abah, hatiku miris melihat orang tuaku bekerja banting tulang hanya untuk melihatku bahagia tertawa bercanda dengan teman* dsekolah, tanpa aku sadari dibalik ini semua ternyata abah ingin melihatku sukses, aku memutuskan setelah lulus sekolah ingin bekerja, mengurangi beban abah :') biarpun suatu saat aku gagal tapi aku tau Kegagalan memang membuat penyesalan diakhirnya. namun akan ada rencana yang indah disiapkan oleh Tuhan, rencana indah yang hanya saja belum aku ketahui.
Jadi maafkan aku jika saat ini sifatku yang kekanak-kanakan, keras kepala dan emosian itu membuatmu kecewa. Sifatku yang itu memang sangat sulit untuk aku ubah, tapi mulai sekarang aku akan mencoba menghilangkannya. Aku akan mencoba menjadi lebih dewasa seperti apa yang abah , mama dan yang lain inginkan, sekali lagi maafkan aku. aku syg kalian :*
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar